Senin, 07 Desember 2020
Gadget dan Generasi Milenial
Jumat, 05 Juli 2019
Agar Tak Pusing Memilih Sekolah untuk Anak
![]() |
| https://settlersindia.com/sites/default/files/building-1400x1051.jpg |
Assalamu'alaikum men temen...
Selasa, 04 September 2018
5 Hal Yang Perlu Disiapkan Orang Tua Saat Anak Mondok
Tak terasa sudah setahun bujang saya di pondok pesantren. Masa-masa adaptasi pun sudah berlalu. Dari yang awalnya sering murung, kini si bujang terlihat bersemangat dan betah di tempatnya belajar. Bahkan adiknya yang kini di kelas 6 sudah mengajukan proposal untuk mondok juga. Proposal yang bagi saya cukup susah untuk meloloskan karena sejak awal saya ingin anak-anak perempuan tetap di rumah, diasuh dan belajar di rumah saja. Lebih tepatnya saya ingin sebagai pendampingi mereka saat mereka memasuki dunia remaja sebagai gadis belia.Kamis, 01 Februari 2018
Dua Modal Besar dalam Mendidik Anak
Jumat, 15 September 2017
Review Overprotectif Kahoko, Bikin Ketawa Sekaligus Kesindir

Balik lagi ke Kahoko yaa...

Selasa, 12 September 2017
Inilah Pentingnya Menjadi Ibu Bahagia
Rabu, 26 April 2017
Kenali Penyakit Gondongan Agar Tidak Panik
| disehat.com |
Selasa, 21 Februari 2017
Manfaat Madu untuk Anak
Tergelitik saat seorang konsumen madu nanya sama saya, "Bu, madunya bisa bikin anak nafsu makan enggak ?"
Saya jujur saja jawab, "Enggak bu." Karena yang biasanya untuk nambah nafsu makan anak kalau ditambah herbal yang lain, misal curcuma yang sudah terbukti meningkatkan nafsu makan anak. Kalo madu yang saya jual memang madu hutan bu, madu asli tanpa campuran apapun. Termasuk herbal, gula ataunpun essen buah.
Konsumen bengong, kaget mungkin. Ini bakulkok jujur banget, padahal bilang 'iya' aja gampang, kan yang beli jadi banyak. Tapi bukan itu lho dagang yang dicontohkan nabi Saw. Beliau itu dagang yo tetep menjunjung tinggi kejujuran lho... :) ;) =)
Nah, biar makin tahu madu unuk anak, yuk baca tulisan kece ini... mari sedot =)
Anak cenderung menyukai minuman & makanan manis. Kecenderungan ini membuat orangtua khawatir akan efek samping dari minuman dan makanan manis tsb, seperti kerusakan gigi, obesitas, dan masalah kesehatan lainnya.
Namun madu dengan rasa yg dominan manis tidak akan berdampak negatif bagi anak justru bermanfaat untuk anak.
So, Apa saja manfaat madu untuk anak?
1. Madu membantu anak tidak mudah sakit.
Madu mengandung jenis gula: glukosa, sukrosa dan fruktosa. Madu memberikan manfaat yg lebih baik dari gula putih, yang umumnya hanya mengandung sukrosa dan glukosa, tanpa fruktosa. Kandungan sukrosa dan glukosa dalam madu dicerna dalam waktu singkat, sedangkan fruktosa bertahan lebih lama dalam sistem pencernaan sehingga menjadi cadangan energi pada tubuh. Dengan cadangan energi ini, saat anak kurang asupan makanan, anak cenderung tidak terlalu mudah jatuh sakit.
2. Madu membantu perkembangan fisik anak.
Madu mengandung banyak vitamin dan mineral. Bahkan madu mengandung asam amino yang sangat baik untuk perkembangan fisik anak.
3. Madu membantu mencegah kerusakan hati.
Anak mudah terserang demam dengan berbagai penyebab. Obat yg biasa digunakan untuk pereda demam adalah paracetamol. Namun ternyata overdosis paracetamol memiliki efek samping kerusakan hati pada anak.
Madu memiliki efek perlindungan pada hati (hepatoprotective). Jadi, untuk mengurangi efek samping dari paracetamol pada anak-anak, Mom bisa memberikan madu untuk anak.
4. Madu membantu penyembuhan luka.
Anak-anak biasanya bergerak dengan aktif berlarian kesana kemari. Tak jarang ia terjatuh dan terluka. Belum juga luka sembuh total, ia terjatuh dan menyebabkan luka baru. Madu mengandung antibakteri yang dapat menjadi pembersih luka dan mempercepat penyembuhan luka.
5. Madu sebagai obat batuk alami.
Anak-anak sering terserang batuk, bisa jadi setiap bulan anak terserang batuk. Anak juga memiliki resiko lebih tinggi terserang infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Batuk pada anak sangat mengganggu tidur anak. Padahal anak membutuhkan tidur yang cukup agar tumbuh kembangnya optimal.
Beberapa orangtua memberikan obat batuk yang kadang berlebihan karena berharap batuk pada anaknya segera sembuh.
Madu mengandung antibakteri dan antioksidan yg bisa menggantikan obat batuk, justru lebih baik. Caranya dengan memberikan 1,5 sendok teh madu sebelum anak tidur.
Sumber:
https://parentinghealthybabies.com/health-benefits-of-honey-for-children/amp/
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23102243
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23723644
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3601686/
See? Betapa madu memiliki manfaat yg besar bagi anak ya?
Masyaa Allah..
So, sudahkah anak anda rutin minum madu?
Yuk minum madu!
85/2017-WA 082126092369
#rawhoney #honeyforchild #edukasiMadu #maduzaida #ilovehoney #hanyaperasdankemas #tanpabahantambahan
Rabu, 02 November 2016
Selain seru, Ini Beberapa Manfaat yang Bisa Didapat Saat Bermain Bersama Anak
1. Membangun ikatan kuat antara ortu dan anak
2. Mengalihkan perhatian anak
3. Melatih anak memiliki daya juang
4. Belajar menerima kalah dan menang
5. Melatih kerjasama
Semoga bermanfaat :)
Jumat, 28 Oktober 2016
7 Tips Yang Perlu Diketahui Seputar Merawat Luka Khittan
Sabtu, 15 Oktober 2016
Ini lah Pentingnya Orangtua Menyayangi Buah Hatinya
Berikut beberapa alasan pentingnya kasih sayang dari orang tua untuk buah hatinyanya :1. Modal utama dalam mendidik anak
Kasih sayang adalah modal utama yang dimiliki orang tua dalam mendidik, mengasuh dan membimbing anak-anaknya. Seorang praktisi dalam dunia tumbuh kembang anak mengatakan bahwa minimnya ilmu tumbuh kembang anak yang dimiliki orang tua tidak akan jadi hambatan dalam melaksanakan perannya, selama mereka memiliki limpahan kasih sayang untuk anak-anaknya.
Rasulullah Saw., memberikan teladan tentang mencintai anak. Beliau bahkan menasehati agar orang tua mencintai dan menyayangi anak-anaknya saat seorang sahabat mengatakan dirinya tidak pernah memeluk dan mencium anak-anaknya. "Tidak akan disayang orang yang tidak menyayangi," sabda Rasulullah Saw.
Tentang kasih sayang, simak penjelasan Imam Ja'far As Shidiq berikut ini, "Kasih sayang Allah begitu mengakar dan berbekas dalam diri manusia. Ketika Allah mencintai hamba-Nya maka Ia mengilhamkan ketaatan, menamkan sifat kanaah (rela dengan segala pemberian Allah dan selalu merasa cukup) dan menjadikannya alim dalam urusan agama."
Subhanallah, begitu lah karakter kasih sayang. Jika diberikan dengan tulus akan sangat membekas dan berpengaruh pada objek yang mendapatkannya. Bayangkan Jika orang tua memberikan kasih sayang tulus, tanpa pamrih pada anak-anaknya, maka orang tua akan lebih mudah mengarahkan anaknya pada sifat taat ( menurut ), penerimaan juga pengertian. Maka tugas mendidik, mengarahkan anak pada tujuan penciptaannya akan lebih mudah pastinya.
2. Menjadi syarat agar doa anak terkabul
Kok bisa? coba ingat-ingat lagi doa untuk orang tua " Ya Allah, ampunilah dosaku serta dosa kedua orang tuaku. Dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku ketika aku kecil."
Doa yang diajarkan oleh Nabi Saw., itu jelas -jelas memberikan syarat dibelakangnya. Kadang saya sendiri merasa malu dan tidak pantas saat mendengar si pengais bungsu ( Mas Hafidz 5 tahun ) dengan suara cadelnya mengucapkapan doa itu. Saya langsung ingat apa saja yang sudah saya lakukan padanya sejak dia lahir ke dunia ini. Ada di mana kita bisa begitu mesra, ada juga saat kita begitu kaku seperti orang asing.
Ingat lagi tentang ini "Tidak akan disayang orang yang tidak menyayangi," sabda Rasulullah Saw. Maka, jangan sampai orang tua menuntut anak akan sayang, perhatian jika mereka tidak pernah menunjukan dan memberikan kasih sayang pada anak. Banyak kejadian, anak menelantarkan orang tua yang sudah uzur. Atau saat anak dan orang tua berdiri di dua kubu berbeda, sebagai dua kelompok yang saling serang. Duh... rasanya sangat menyedihkan.
Itu juga yang membuat saya semangat untuk berubah. Sebelum terlambat, selama masih ada waktu yang diberikan oleh Allah, maka berikanlah kasih sayang pada anak-anak. Pada buah hati yang sebelum kehadiran mereka, diminta dalam doa dan tangan yang tertengadah.
3. Menularkan jiwa penyayang pada anak
Siapa yang tidak ingin memiliki anak yang memiliki jiwa penyayang, welas asih. Tidak hanya pada orang-orang dekat, saudara atau kerabat. Tapi juga pada sesama manusia. Dengan kasih sayang yang berlimpah dalam dirinya, anak akan menjadi pribadi yang menyenangkan, berempati tinggi, mudah berbagi dan ringan dalam menolong sesama.
Bukankah Rasulullah Saw., juga memiliki jiwa seperti itu. Bahkan ketika beliau Saw., mendapati penolakan, hinaan dan siksaan dari masyarakat Thaif, bukan amarah yang berbicara, tapi kelembutan hati dan kasih sayang. Hingga yang keluar adalah doa dan harapan bahwa kenal dari kaun itu akan bermunculan pembela-pembela agama Allah Swt.
Ingatlah bahwa anak-anak kita kelak akan jadi duta-duta Din ini. Akan menjadi dai-daiyah dengan apa pun perannya dalam kehidupan ini. Bayangkan jika mereka memiliki sifat yang menyenangkan, penuh kelembutan, pastinya Islam sebagai rahmatan lil alamin pun akan lebih mudah disebar. Sehingga peran mereka pun akan mudah dilaksanakan. Untuk menjadi kuntum khiaru ummat ukhrijat linnas, takmuruna bil makruf wa tanhauna anil munkar.
Wallohu a'lam bishowab.
Catatan seorang ibu yang ingin memberi kasih seperti sang surya menyinari dunia, selalu memberi tak harap kembali :)





